KAJIAN SENI RUPA DAN DESAIN 2

Analisa Lukisan Bunga Matahari
Berdasarkan Teori Mimesis (karya, V. Van Gogh, pada 1988)


Objek Material : Lukisan Bunga Matahari
Objek Formal : Teori Mimesis


Metode pembahasan

Dalam pembahasan mengenai karya lukisan yang dihasilkan oleh Vincent Van Gogh yaitu Bunga Matahari maka saya akan membahas mengenai estetika warna menggunakan metode Mimesis. Mimesis berasal bahasa Yunani yang berarti tiruan. Dalam hubungannya dengan kritik sastra mimesis diartikan sebagai sebuah pendekatan yang dalam mengkaji karya sastra selalu berupaya untuk mengaitkan karya sastra dengan realitas atau kenyataan. (www.http//:filedunder:esai. Pandangan Plato dan Aristoteles mengenai mimesis, diakses 6 November 2009).

Mimesis adalah sebagai hasil kreasi manusia lukisan mampu memaparkan realitas di luar diri manusia persis apa adanya, Karya seni, seperti halnya lukisan, adalah semacam cermin yang menjadi perepresentasi dari realitas itu sendiri. Semakin mirip pada kenyataan dunia nyata makan akan semakin indah pula lukisan atau karya seni yang dihasilkan.

Sebuah lukisan akan terlihat semakin indah apabila lukisan tersebut mampu menghasilkan warna yang sama pada kehidupan sehari-hari seperti halnya warna daun yang berwarna hijau pada saat dia segar dan wana coklat pada saat daun tersebut menjadi layu, makna dari warna dalam sebuah lukisan sangat amat luas maka dari itu saya akan mencoba menjelaskan beberapa perngertian warna dan fungsi warna.

 

 https://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/01/140124_seni_van_gogh

a.

Kaitan lukisan Vincent Van Gogh pada warna berdasarkan mimesis

Lukisan karya Vincent Van Gogh versi ke-empat ini sangat merefleksikan dan menggambarkan suasana dirinya karena lukisan ini bertemakan “Still Life” yang berarti tetap hidup, dengan campuran warna yang mencerminkan kehangatan dan brilian yang dipakai oleh Vincent Van Gogh didalam lukisan ini. Lukisan ini merupakan kumpulan warna yang sangat indah, bentuknya yang mampu menggambarkan kegelisahan dan penuh energi, merefleksikan keadaan jiwa Vincent van Gogh yang hangat namun gelisah dicampur dengan ketakutan dalam jiwanya. Pada warna yang mengacu pada kegelisahan dan hangat terdapat dalam warna kuning. Selain itu warna kuning didalam lukisan terlalu dominan yang membuat lukisan seperti berada dalam ketakutan, namun disana masih terdapat warna hijau sebagai warna yang memberikan ketenangan dan kehidupan.

            Warna hijau juga memberikan kesan alam dalam lukisan, hal ini sangat mendekati pada hasil yang Digambar sama dengan bunga matahari dalam kehidupan nyata yang kita lihat sehari-hari. Warna pada bunga berwarna kuning dan batang dengan warna coklat juga sangat mirip pada kehidupan sehari-hari. Bunga matahari dalam kehidupan sehari-haripun dimaknai sebagai bunga yang indah dengan artian semangat didalamnya, walaupun bunga yang Digambar oleh Van Gogh mempunyai warna yang suram tapi makna yang berada didalamnya tidak menghapus fakta bahwa bunga matahari tetap melambangkan semangat dan keceriaan. Dalam lukisan itu juga terlihat beberapa bunga tumbuh mekar dan layu disaat bersamaan seperti makna dalam kehidupan ini, kapanpun kita merasa hampir putus asa maka disana akan ada harapan walau harapan itu sangat kecil dan kita tidak menduganya.

            Untuk background dari lukisan versi ke-empat tersebut terlihat bahwa hanya terdapat ruang kosong berwarna kuning yang mengartikan “tidak ada apa-apa selain bunga matahari”, hal ini mengartikan sebuah perasaan dari sang pelukis bahwa pada saat itu ada sesuatu dari dirinya yang kosong dihatinya.

 

Kesimpulan

            Lukisan bunga matahari karya dari Vincent Van Gogh versi ke-empat ini sangat mempresentasikan kehidupan nyata seperti dari segi warna, bentuk, detail dan perasaan saat membuatnya. Ini adalah salah satu karya yang indah yang digoreskan oleh Vincent Van Gogh Lukisan ini juga merupakan salah satu karya seni yang paling terkenal dari Vincent Van Gogh.

 

 

 

 

Analisis Lukisan Kakak dan Adik
Berdasarkan Teori Mimesis (karya, Basuki Abdullah, pada 1971)

 

Objek Material : Lukisan Kakak dan Adik
Objek Formal : Teori Mimesis

 

Metode pembahasan

Dalam pembahasan mengenai karya lukisan yang dihasilkan oleh karya Basuki Abdullah yaitu “Kakak dan Adik” maka saya akan membahas mengenai estetika warna menggunakan metode Mimesis. Mimesis berasal bahasa Yunani yang berarti tiruan. Dalam hubungannya dengan kritik sastra mimesis diartikan sebagai sebuah pendekatan yang dalam mengkaji karya sastra selalu berupaya untuk mengaitkan karya sastra dengan realitas atau kenyataan. (www.http//:filedunder:esai. Pandangan Plato dan Aristoteles mengenai mimesis, diakses 6 November 2009).

Mimesis adalah sebagai hasil kreasi manusia lukisan mampu memaparkan realitas di luar diri manusia persis apa adanya, Karya seni, seperti halnya lukisan, adalah semacam cermin yang menjadi perepresentasi dari realitas itu sendiri. Semakin mirip pada kenyataan dunia nyata makan akan semakin indah pula lukisan atau karya seni yang dihasilkan.

 

http://encyclopedia.jakarta-tourism.go.id/post/-kakak-dan-adik---seni-rupa?lang=id

 

Kaitan lukisan Basuki Abdullah pada warna berdasarkan mimesis

Lukisan karya Basuki Abdullah ini sangat merefleksikan dan menggambarkan suasana pencahayaan yang berada dari samping kanan, sebuah figure yang menggambarkan kakak dan adik yang berada dalam gendongan kakaknya berasa mengandung ritme drama dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melihat proporsi dan anatominya, Basuki Abdullah sebgai pelukisnya menggambarkan \ mereka yang mengalunkan perjalanan sunyi dan hampa. Pada saat suasana itu menggambarkan, seperti ekspresi yang ditunjukkan  wajah mereka yang jernih tetapi didalam matanya terlihat menatap sangat kosong. Pakaian mereka yang terlihat sangat bersahaja dan berwarna biru gelap, yang memperlihatkan kelam dan sosok kakak dan adik ini didalam perasaan keharuan. Dari berbagai fakta yang ada ditekstur ini, pelukis Basuki Abdullah mencoba ingin mengungkapkan sebuah empatinya pada perasaan kasih sayang dan rasa kemanusiaan.

 

ANDIKA KRISSANTO

201946500026

 

Komentar

Postingan Populer