KAJIAN SENI RUPA DAN DESAIN 9
Seni oh seni…
Siapa yang tidak membutuhkan
Sebuah seni?
Seni hadir didalam hidup kita
Sebagai pelengkap
Atas apa yang kita jalankan sehari-hari
Mulai dari bangun tidur
Hingga kita tertidur Kembali.
Seni oh seni…
Semua yang kita lihat dan kita rasakan
Adalah hasil dari sebuah seni, seni, dan seni.
Hidup tanpa adanya seni
Hanyalah ketiadaan tanpa arti
Makhluk hidup seperti manusia
Mempunyai perasaan dan jiwa
Haus akan suatu kehadiran yang baru dan indah.
![]() |
| klik untuk melihat sumber |
Kenapa seni ada dalam keseharian?
Menurut saya, keadaan dimana suatu keahlian pada seorang dalam menyampaikan atau menuangkan sebuah perasaannya kemudian dia bergerak untuk membuat suatu karya yang bermutu dan bisa dilihat dari berbagai segi keindahan, fungsi, bentuk, makna, dan lainnya. Itu semua merupakan pengertian dari adanya sebuah seni. Seni juga bisa kita artikan sebagai suatu hasil dari ciptaan manusia yang mengandung keindahan dan bisa mempengaruhi perasaan orang lain di dalamnya. Sebagai suatu yang selalu menjadi bagian dari hidup masyarakat seni memiliki fungsi yang cukup penting dan tidak bisa digantikan begitu saja oleh suatu lainnya. Beberapa fungsi dari seni dalam kehidupan sehari-hari yaitu:
1. Sebagai Fungsi Kejiwaan
Seni sebagai lambang atas jiwa kita yang memiliki perasaan luas untuk dituangkan dan seni juga bisa menyalurkan beberapa hal seperti ide, kreatifitas, dan pemikirannya. Di dalam seni bisa juga menjadi sebuah media untuk kita mengkritisi sesuatu apapun itu atau untuk media menumpahkan emosi psikologi kita untuk mengutarakan semua perasaan dari dalam jiwa dan menceritakannya ke orang lain melalui seni yang telah dibuat oleh sang pembuatnya.
2. Sebagai Fungsi Keagamaan
Dari beberapa abad sebelumnya pun ada beberapa lukisan yang sudah di buat oleh beberapa seniman secara khusus untuk suatu kegiatan keagamaan seperti upacara, seni ukir patung, ataupun sebagai seni seni lukis yang berada di langit-langit di dalam gereja-gereja lama untuk memperlihatkan atau menggambarkan suatu peristiwa di dalam kitab yang mereka Yakini.
3. Sebagai Fungsi Komunikasi
Seni ada didunia ini juga bisa digunakan atau untuk menyampaikan sebuah pesan tertentu yang kita buat kepada masyarakat pada kala itu maupun pada masyarakat di masa depan, seni sebagai komunikasi ini adalah dasar yang dirasakan oleh setiap sang pembuatnya untuk menceritakan peristiwa apapun itu. Contohnya seperti dalam lukisan “The Last Day Of Pompeii - yang dilukis oleh Karl Bryullov” yang menyampaikan pesan telah terjadinya bencana dasyat dan mengerikan yang telah dialami oleh warga Pompeii pada saat gunung api meletus pada kala itu.
4. Sebagai Fungsi Ekonomi
Seni bisa digunakan untuk berbagai cara dalam kehidupan kita hingga kini, salah satunya adalah Seni bisa juga menjadi sumber pemasukan bagi masyarakat, dari zaman pra-modern seni yang telah dibuat oleh sang seniman bisa untuk diperjual-belikan atau dipasarkan lagi kepada siapapun yang membutuhkannya seperti untuk pajangan rumah, hadiah untuk seseorang bahkan tempat ibadah. Selain itu, seni juga bisa menjadi daya Tarik sendiri bagi para wisatawan sehingga mereka bisa mendatangkan keuntungan lebih berupa pemasukan bagi masyarakat di tempat tersebut maupun pemerintah setempat.
5. Sebagai Fungsi Hiburan
Seringkali kita bosan dengan aktivitas atau kehidupan sehari-hari yang monoton atau tidak menyenangkan, seni hadir untuk menghapus perasaan tersebut dan memberikan hiburan tersendiri bagi seseorang ataupun masyarakat luas. Banyak seni yang kita lihat saat ini dalam kehidupan kita seperti banyak gambar pada media elektronik kita seperti didalam televisi, dalam handphone bahkan seni itu sendiri biasa kita nikmati pada desain-desain apapun itu seperti rumah minimalis, benda elektronik, pakaian, kendaraan, dan banyak hal lainnya lagi.
Bagaimana kita menyadari seni?
Seni hadir dalam hidup ini melalui sesuatu yang tidak terduga. Menurut saya untuk sekedar menyadari sebuah seni itu sangat mudah seperti halnya kita dapat cepat mengerti bahwa seni itu dibuat dari sesuatu yang hal ‘berbeda’ dari hal pada umumnya. Tapi tidak hanya itu, seni tidak akan bisa dikatakan sebuah seni apabila tidak bisa kita berikan sebuah Analisa yang mendalam terkait seni tersebut, maka kita perlu mempelajari hal-hal yang mendasar untuk mengkritisi atau sekadar memberikan nilai pada seni tersebut. Seni akan terus-menerus melakukan pembaharuan untuk kedepannya, semua yang kita rasakan dan terlihat berbeda pada umumnya maka bisa disebut unik, tugas dari para seniman adalah membuat dunia terlihat berbeda dari sudut pandang orang kebanyakan maka terciptalah sesuatu yang unik atau bisa disebut berbeda untuk dirasakan oleh orang-orang dan bisa dengan mudah dikenali bahwa itu adalah SENI.
Desain seperti apa yang memiliki nilai seni di dalamnya?
Desain tidak akan bernilai tinggi dan mahal Ketika tidak adanya nilai-nilai seni yang terkandung didalamnya, desain tersebut terlihat mati atau bisa disebut juga hanya fungsinya saja yang digunakan, terlihat monoton bukan? lalu desain seperti apa yang ingin dimiliki harus kita lihat dahulu, apakah ada nilai seni yang terkandung didalamnya. Nah, sebenarnya ada beberapa nilai-nilai seni untuk kita lihat dari dalam desain yaitu seperti:
1. Nilai Intrinsik
Apa sih nilai intrinsik itu? Nilai intrinsik itu berupa nilai yang berada di dalam sebuah seni tersebut seperti pada unsur-unsur nirmana atau unsur dasar seperti sebuah titik, garis, warna, bidang, pencahayaan, ruang, tekstur dan fisik dari karya yang kita lihat tersebut. Adapun struktur atau susunan dari unsur tersebut akan menentukan sebuah kualitas keindahan dari fisik sebuah karya seni rupa apabila ditata sedemikian rupa seperti memakai sebuah prinsip-prinsip yang kita ketahui seperti seperti kesatuan, irama, proporsi, keseimbangan, variasi, dominasi, dan harmoni.
2. Nilai Ekstrinsik
Jika nilai intrinsik dilihat dari keindahan, maka nilai ekstrinsik yaitu berupa nilai-nilai yang berada di luar sebuah seni tersebut seperti halnya misalkan kualitas dari bahan apa yang dipakai untuk mendesain produk tersebut dan harga dari desain yang dibuat tersebut yang menjadi suatu nilai simbolis yang mempunyai sebuah arti atau makna, harapan, dan pesan-pesan yang tercantum di luar bentuk itu sendiri untuk disampaikan ke pembelinya untuk di pikirkan sebelum membeli produk desain tersebut.
3. Nilai Instrumental
Apa sih nilai Instrumental itu? Nilai instrumental pada seni yaitu suatu Karya bisa dikatakan mempunyai nilai instrumentral apabila karya tersebut secara fisik dapat di gunakan untuk melakukan tugas dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari yang kita jalankan seperti contohnya adalah seperti alat yang kita gunakan yaitu handphone, kamera, laptop. Mengapa alat tersebut mempunyai nilai instrumental? Karena desain yang digunakan bagus, bisa dibawa kemana-mana dan mempunyai sifat yang canggih. Alat-alat tersebut akan sangat digunakan banyak orang dizaman modern ini karena semakin canggih alat tersebut maka akan sangat berpengaruh, selain itu semakin mudah dan nyaman Ketika digunakan maka akan banyak pula yang membelinya untuk membantu aktivitas dalam kehidupan kita untuk memenuhi kebutuhan penggunanya.
ANDIKA KRISSANTO - 201946500026

Komentar
Posting Komentar